VIRAL TikTok Warga Karanganyar Jateng Pecah Celengan Koin Macan, Terkumpul Rp 15 Juta

INFOJATENGTERKINI.COM — Menabung bila rutin dan disiplin selalu menghasilkan uang yang banyak walau hanya uang koin.

Seperti yang dialami warga Jumantono Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah ini. Sebagai penjual ayam seringkali ada pembayaran dari konsumen pecahan 100 perah hingga 1000 perak, dikumpulkan dalam celengan sebesar patung macan.

Setelah tidak muat lalu, kemudian dipecah ternyata isinya hingga Rp 15 juta rupiah. Lumayan khan?

Aksi bongkar celengan harimau yang direkam dan dibagikan di media sosial pun menjadi viral.

Rekaman video bongkar tabungan celengan sebesar patung macan ini pun, viral di TikTok.

Video tersebut diunggah pertama kali oleh akun TikTok @ayamcantik16.

Dalam video itu, terekam saat dibongkar, recehan uang koin keluar dari tubuh patung macan.

Hingga kini video TikTok tersebut ditonton lebih dari 5 juta orang.

Alhasil, ribuan tanggapan warganet menghiasi dinding komentar TikTok itu.

“Berapa totalnya?!,” tulsi @user06396353.

“Kasi tahu isinya berapa totalnya plis,” komentar @levina_zeligia.

Dikonfirmasi Tribunnews, sang pengunggah bernama asli Arzeti Deata Nata atau disapa Arzeti (20).

Arzetu menyebut celengan sebesar patung macan itu miliknya dan keluarga.

Wanita itu berasal dari Jumantono, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Keluarganya menabung celengan macan ini sejak 2,5 tahun yang lalu atau sekitar tahun 2019.

“Menabung selama kurang lebih 2,5 tahun dan saya membeli celengan macan yang terbuat dari gerabah itu pada waktu Sekaten di Alun-alun Utara Kota Surakarta,” ucap Arzeti saat dihubungi Tribunnews.com, Sabtu (4/9/2021).

Total Tabungan Rp 15 Juta

Total uang yang terkumpul dalam celengan macan ini mencapai Rp 15 Juta.

Celengan sebesar patung macan itu tidak hanya berisi recehan koin saja, uang kertas pun juga ada.

“Uang koin sebanyak Rp 13 juta (rata-rata koin Rp 500 – Rp 1.000).”

“Dan uang kertas yang iseng-iseng sama ibu dimasukkan plastik terlebih dulu, sebelum dimasukkan ke celengan terkumpul Rp 2 Juta,” jelas dia.

Arzeti mengaku, butuh waktu sekitar 5-6 jam lebih untuk membongkar dan menghitung isi celengan ini.

“Yang ngitung ada 6 orang,” tambahnya.

Sudah Terbiasa Menabung

Lebih lanjut, Arzeti menuturkan keluarganya memang sudah terbiasa untuk menabung dan mengumpulkan koin, meskipun nominalnya sangat kecil.

“Orang tua saya sering ngomong, sekecil nilai mata uang tetap harus kita hargai.”

“Karena sebesar nilai uang Rp 100.000 tanpa uang Rp 100 rupiah tidak akan bernilai Rp 100.000 tetapi bernilai Rp 99.900,” cerita Arzeti.

Dari situlah, ia dan keluarga selalu menabung setiap memiliki uang receh.

Setiap ada koin yang tergeletak di dalam rumah, langsung dimasukkan ke celengan patung macan ini.

Uang koin ini juga didapatkan dari penghasilan orang tua Arzeti sebagai pedagang supplier ayam potong.

“Sebagian besar adalah uang receh yang didapat dari bakul – bakul pasar.”

“Dan uang kembalian jajan yang dikumpulkan dikit demi sedikit,” ujar dia.

Arzeti menjelaskan, total uang Rp 15 Juta ini kini didepositkan di bank.

Sebab, keluarganya belum merasa butuh menggunakan tabungan itu.

“Belum ada tujuan buat beli sesuatu dan belum ada buat beli kebutuhan lain,” tandasnya.

Sumber : Tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*