Sosok Putri Leonor, Pewaris Tahta Kerajaan Spanyol yang Rupawan dan Menawan

Sosok Putri Leonor, Pewaris Tahta Kerajaan Spanyol yang Rupawan dan Menawan

INFOJATENGTERKINI.COM — Putri Leonor adalah sosok putri yang memiliki pesona kecantikan yang membuat kaum Adam mengaguminya. Karena sosoknya yang ramah dan penampilannya yang selalu modis dan sederhana terkesan seperti wanita biasa tapi memiliki aura luar biasa.

Apalagi dirinya memiliki kemampuan menguasai berbagai bahasa yang dijuluki polyglot. Perempuan berjuluk Putri Disney di Dunia Nyata itu dikatakan mampu menguasai delapan bahasa.

Di antaranya Spanyol, Inggris, Katalan, Galisia, Basque, Prancis, Mandarin, serta sedikit bahasa Arab. Tentu, ini bukan hal biasa karena kemampuannya dibanding orang umumnya.

Polyglot berasal dari bahasa Yunani, yang mana merujuk pada kemampuan seseorang untuk berbicara dalam banyak bahasa. Istilah ini mirip dengan multilingual, namun terdapat sedikit perbedaan antara keduanya.

Jika seseorang menguasai banyak bahasa karena kebutuhan, maka itu disebut multilingual. Sementara itu,, orang yang menguasai beragam bahasa karena ketertarikan dan keingintahuannya sendiri disebut polyglot. Pasalnya, kemampuan polyglot berasal dari keinginan dalam diri sendiri.

Akhir bulan Oktober 2023 kemarin, Putri Leonor telah genap berusia 18 tahun, sebagai pewaris raja Spanyol dirinya harus melakukan tradisi kerajaan.

Maka pewaris takhta Spanyol ini harus melakukan ritual untuk bersumpah setia kepada konstitusi negaranya di hari ulang tahunnya yang ke-18 pada Selasa (31/10/2023) tersebut.

Sebagai anak sulung Ratu Letizia dan Raja Felipe VI, Leonor de Borbón Ortiz, dirinya mengucapkan sumpah yang sama seperti yang dilakukan oleh ayahnya ketika dia berusia 18 tahun pada 1986 dahulu.

Sang Putri Leonor bersumpah untuk menegakkan hukum, menghormati hak-hak warga negara dan wilayah, serta setia kepada raja.

“Saya bersumpah untuk menjalankan tugas saya dengan setia, untuk menjaga dan memastikan bahwa konstitusi dan undang-undang dipatuhi, untuk menghormati hak-hak warga negara dan komunitas otonom, serta kesetiaan kepada Raja,” ujar Putri Leonor, dikutip dari laman people, Rabu (1/11/2023).

Maka perempuan yang mendapatkan gelar The Princess of Asturias ini melanjutkan tradisi penting untuk mengikuti jejak ayahnya.

Tradisi tersebut juga tercantum dalam Konstitusi Spanyol yang menyatakan bahwa Putri Mahkota yang mencapai usia dewasa wajib mengambil sumpah.

Setelah sumpah di hadapan Cortes Generales, Putri Leonor, orang tua, dan saudara perempuannya melakukan perjalanan ke Istana Kerajaan Madrid, di mana Raja Felipe menghadiahkan medali The Royal and Distinguished Spanish Order of Charles III.

Penghargaan bersejarah ini merupakan tingkat kesatriaan tertinggi di Spanyol, yang diberikan untuk mengakui pengabdian yang patut dicontoh kepada bangsa.

“Mulai hari ini, tugas saya adalah kepada seluruh warga Spanyol, yang akan layani setiap saat dengan rasa hormat dan kesetiaan,” tutur Putri Leonor.

Tradisi selanjutnya, Putri Leonor sebagai pewaris takhta kerajaan harus menyelesaikan latihan militer selama 3 tahun ke depan.

Putri Leonor saat berusia 17 tahun merupakan pewaris takhta dan calon Ratu Spanyol, secara resmi memulai pelatihan militer selama 3 tahun.

Ratu Letizia dan Raja Felipe sempat mengantar putri sulung mereka itu ke Akademi Militer Umum Zaragoza di Aragon, Spanyol.

Adapun Pelatihan tersebut bertujuan untuk mempersiapkan masa depannya sebagai calon Ratu. Saat itu, Raja Felipe mengenakan seragam militer sesuai perannya sebagai Kapten Jenderal Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara Spanyol.

Dulunya Felipe  juga dilatih di Akademi Militer Umum Zaragoza tersebut sebelum menduduki posisi takhta di Bourbon Spanyol.

Felipe saat itu menatap putrinya dengan sangat bangga ketika Leonor berjabat tangan dengan seorang pejabat.

Setelah mengucapkan selamat tinggal kepada keluarganya, putri bergelar Princess of Asturias itu mendorong kopernya sendiri menuju lokasi check-in.

Ketika memasuki tempat pelatihan, Putri Leonor tampak menandatangani buku tamu.

Seperti dikutip dari People, pelatihan Putri Leonor sendiri telah diumumkan oleh The Royal Household of Spain pada Maret lalu.

Kerajaan mengumumkan bahwa Putri Leonor akan memulai pelatihan militer selama 3 tahun setelah lulus dari UWC Atlantic College di Wales.

Anggota pengadilan turut mengatakan bahwa sang Putri akan memulai studinya di Akademi Militer Umum Zaragoza dan berlatih sebagai Lady Cadet selama tahun akademik 2023-2024. Leonor akan menghadapi banyak tantangan dari banyaknya pelatihan yang ia jalani.

Pada tahun berikutnya, Putri Leonor akan melanjutkan pelatihan ke Angkatan Laut. Ia ditugaskan bekerja sebagai Taruna di Sekolah Militer Angkatan Laut Marín dan di atas Kapal Pelatihan Juan Sebastián de Elcano.

Setelah itu, gadis kelahiran 2005 itu akan menyelesaikan kursusnya dengan Angkatan Udara dan Luar Angkasa. Ia bakal menghadiri Akademi Udara Umum San Javier sebagai Ensign Student dari tahun 2025-2026 mendatang.

Ibunda Putri Leonor, Janda dan Mantan Jurnalis

Siapa sangka ternyata sang ibunda Putri Leonor, Ratu Letizia adalah seorang janda dan penyiar televisi di Spanyol.

Kisah percintaan san ibunda dan pewaris kerjaan Spanyol tersebut sempat menjadi sorotan publik.

Kini pernikahan Raja Felipe VI dan Ratu Letizia sudah berjalan lebih dari 19 tahun.

Bahkan rumah tangga pasangan kerajaan ini selama ini di kenal harmonis, sebelum menjadi bangsawan, Ratu Letizia dikenal sebagai Letizia Ortiz Rocasolano. Ia menjalani karier sebagai seorang jurnalis internasional yang bekerja untuk televisi.

Mengutip laman Pop Sugar, Sang Raja yang ketika itu masih bergelar pangeran merupakan sosok yang gemar menonton berita jatuh hati pada Letizia.

Hubungan keduanya menjadi serius di tahun-tahun berikutnya ketika mereka berkencan secara rahasia. Lalu pada 1 November 2003, keluarga kerajaan Spanyol mengeluarkan pengumuman mengejutkan tentang pertunangan sang pangeran dan pernikahan dengan Letizia.

Letizia menjadi perempuan pertama yang tidak memiliki darah bangsawan yang berada di garis suksesi mahkota Spanyol. Terlebih lagi, sebelumnya ia merupakan seorang janda yang pernah menikah dan sudah bercerai dengan Alonso Guerrero Pérez

Beberapa orang tidak menyetujui pertunangan tersebut. Meski begitu, kedua orang tua Pangeran Felipe, yakni Ratu Sofía dan Raja Juan Carlos sudah memberikan restu.

Pernikahan pasangan ini juga harus melalui beberapa tahap. Jika pernikahan Letizia sebelumnya dilakukan oleh gereja Katolik, maka Vatikan harus memberikan izin khusus yang mengizinkannya untuk menikah dengan Felipe.

Pernikahan Letizia sebelumnya hanya berupa upacara sipil, sehingga pasangan ini secara resmi menikah di Katedral Santa María la Real de la Almudena di Madrid pada 22 Mei 2004. Rumah tangga mereka juga terlihat bahagia dan dikaruniai dua orang anak perempuan yakni Putri Leonor dan Infanta Sofia.

Menurut blog penggemar Couture and Royals, bahkan rekan-rekan Letizia pun tidak mengetahui bahwa keduanya saat itu diam-diam berkencan selama berbulan-bulan. Hanya beberapa hari kemudian, pada 1 November 2003, pasangan ini mengumumkan pertunangan mereka dan menikah pada 22 Mei 2004.

Sumber Hai Bunda.

 

Check Also

Jembatan Uji Nyali

Asal Usul Jembatan Uji Nyali Sungai Dudong

Asal Usul Jembatan Uji Nyali Sungai Dudong INFOJATENGTERKINI.COM — Awalnya jembatan ini hanya digunakan untuk …

Tim Tembak TNI AD Raih Gelar Juara Umum ke-14 Lomba Tembak AARM ke 31

INFOJATENGTERKINI.COM, BANGKOK – Luar Biasa! Tim Tembak TNI AD sukses berhasil meraih gelar Juara Umum …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *