Muhammad Ngainirrichadl Tanggapi Kelangkaan Pupuk Subsidi

INFOJATENGTERKINI.COM — Buntut dari langkanya pupuk subsidi pemerintah saat pandemi corona ini. Komisi B (Bidang Perekonomian) DPRD Jawa Tengah meminta pemerintah meningkatkan penggunaan pupuk organik secara masif.

Alasannya bahan baku pupuk organik murah dan melimpah sehingga diharapkan ketergantungan petani terhadap produk pupuk bersubsidi sedikit.

“Pemerintah harus dorong pengembangan pupuk organik. Ini lebih bagus,” kata Sekretaris Komisi B DPRD Jateng, Muhammad Ngainirrichadl, kepada Tribun Jateng Minggu (27/9/2020).

Agar ada ketersediaan pupuk organik secara merata maka harus ada gerakan bersama pengelolaan sampah dan bahan baku organik lainnya seperti kotoran ternak di masing- masing kabupaten/ kota.

“Jika ingin kembangkan pupuk organik, pemerintah provinsi sudah mulai memetakan potensi ternak atau sumber penghasil pupuk organik lainnya di satu daerah.

Sehingga, bisa diketahui potensi mendapatkan pupuk organik di satu daerah berapa,” jelasnya

Maka upaya pengembangan pupuk organik ini perlu sinergitas lintas dinas.

Soal pertanian, peternakan, perdagangan, lingkungan hidup,” imbuhnya.

Apalagi dalam setiap kesempatan, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mengatakan petani harus mulai beralih ke pupuk organik.

Supaya tidak ada ketergantungan pupuk kimia yang bersubsidi.

Pupuk bersubsidi jelas membebani keuangan pemerintah.

Siapa sosok Muhamad Ngainirrichadl SHI

Pria ini lahir Temanggung, 23 Januari 1978

Kini tinggal di Megaraya Koveri Beringin Ngaliyan Kota Semarang
Pendidikan S1
Partai : Partai Persatuan Pembangunan
Dapil Jateng 1
23.453 suara sah

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*