Madiun : Dari Julukan Kota Pecel hingga Bentrok Perguruan Silat

INFOJATENGTERKINI.COMMadiun tiba-tiba menjadi trending topic dan masuk Google Trends setelah bentrok antardua perguruan silat  di kawasan Jalan Raya Trunojoyo, Kota Madiun, Jumat (18/9/2020) malam.

Akibat bentrokan ini pun Polda Jatim mengerahkan 200 Brimob untuk mengantisipasi bentrok susulan.

“Ada 2 SSK pasukan diturunkan untuk antisipasi bentrok susulan ,” ujar Komandan Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Jatim, Kompol Agus Waluyo  kepada media, Sabtu (19/9/2020) malam.

Agus mengatakan, Forkopimda Kota Madiun telah menggelar rapat tertutup dengan menghadirkan 14 ketua perguruan silat yang ada di Kota Madiun.

Hasilnya semua sepakat untuk menjaga Kota Madiun tetap kondusif.

“Ketua perguruan pesilat sudah dikumpulkan semua. Terutama dua perguruan yang berseteru untuk membuat kesepakatan menjaga kondisi kondusif,” paparnya.

Selanjutnya ada kesepakatan bahwa permasalahan diserahkan secara hukum.

Anggota oknum pesilat yang terlibat akan ditindak sesuai hukum. “Kami back up saja. Semua yang ditangani Polresta Madiun,” tambahnya.

Dari video yang beredar telah terjadi bentrokan antarperguruan silat di kota ini di Jalan Trunojoyo, Kota Madiun, Sabtu 19 September 2020 malam.

Tampak dalam video berdurasi sekitar 5 menit itu menggambarkan betapa mencekamnya suasana malam itu.

Video diunggah pertama kali di Facebook atas akun bernama Ki Narto Sapdo pada Minggu, 20 September 2020.

Kontan video tersebut disambar ratusan komentar agar kedua pihak berdamai.

Sebelumnya diberitakan, aksi perusakan tugu pesilat terjadi di tiga titik di Kota Madiun. Yakni di Kelurahan Tawangrejo, Jalan Trunojoyo dan Jalan Rawa Bhakti . Perusakan pertama di Tawangrejo pada Jumat (18/9/2020) dini hari.

Dalam insiden ini, selain terjadi kerusakan pada tugu ada satu warga yang terluka, yakni Rizky (30). Ia mengalami luka di wajah terkena lemparan batu.

Selama ini di Madiun dan sekitarnya adalah merupakan daerah yang melestarikan olahraga pencak silat. Berbagai organisasi perguruan silat berdiri di kawasan tersebut.

Selain pencak silat, Madiun juga terkenal dengan sejarah serta berbagai kulinernya yang sangat khas.

Dihimpun oleh AKURAT.CO dari berbagai sumber, berikut 5 serba-serbi Madiun.

1. Saksi peristiwa pemberontakan PKI

Kota Madiun diketahui menjadi salah satu wilayah di Jawa Timur yang menjadi saksi dari keganasan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Di mana, pada 18 September 1948, pemberontakan PKI yang dipimpin oleh Muso terjadi di kawasan Kota Madiun.

Saat ini, pemerintah Kota Madiun juga telah membuat monumen pemberontakan PKI yakni Monumen Kresek yang terletak di Desa Kresek, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.

2. Terdapat pabrik kereta api INKA

Kota Madiun juga menjadi tempat berdirinya Industri Kereta Api (INKA) Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pabrik kereta api yang berdiri sejak 18 Mei 1981, tersebut sebelumnya merupakan Balai Yasa Lokomotif Uap Madiun.

Namun, karena lokomotif uap sudah tidak dioperasikan lagi, BUMN kemudian mengubah balai tersebut menjadi INKA.

3. Dikenal Kota Pecel

Selain terkenal dengan sejarahnya, Madiun juga terkenal dengan kuliner khasnya yakni pecel.

Hidangan yang satu ini sangat populer dan wajib dicoba saat berkunjung ke Madiun. Saking terkenalnya, Kota Madiun bahkan dijuluki sebagai ‘Kota Pecel’.

4. Oleh-oleh Brem khas Madiun

Seperti daerah lainnya, Madiun juga terkenal dengan sejumlah oleh-olehnya yang sangat khas. Salah satunya adalah brem. Jajanan yang masuk dalam kategori kue kering tersebut terbuat dari sari ketan putih.

Saat digigit, brem yang memiliki rasa manis dan sedikit asam akan langsung mencair di mulut. Sensasi inilah yang membuat brem menjadi oleh-oleh khas Madiun yang sangat populer.

5. Tumbuh berbagai perguruan pencak silat

Sebagai salah satu wilayah yang melestarikan pencak silat, Madiun juga tumbuh berbagai perguruan silat dan seringkali  mengadakan festival.

Festival Kampung Pesilat Indonesia’ diadakan untuk kedua kalinya oleh Pemerintah Kota Madiun di di Alun-alun Reksogati Caruban, Kabupaten Madiun.

Sumber : akurat.co/berbagai sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*