Cahyadi Eki Kam Pengamen Jalanan Indonesia Juara Kontes Nyanyi di Italia

INFOJATENGTERKINI.COM — Pengamen jalanan atas nama Cahyadi Eki Kam, warga asal Jatinegara, Jakarta, mengharumkan nama Indonesia di Italia.

Eki, sapaan akrabnya, berhasil memenangkan kontes menyanyi All Together Now Edisi Ketiga yang berlangsung di Roma, Italia, pada tahun 2020.

Pria kelahiran 24 November tahun 1986 itu meyakini bahwa keberhasilannya memenangkan All Together Now Italia.

Eki mengaku tidak pernah berpikir untuk mengikuti atau bahkan memenangkan ajang tersebut.

Sejak tiba di Kota Milan pada 2019 silam, Eki tinggal bersama keluarga besar istrinya.

Selama ini Eki bekerja sebagai seorang pengamen. Dia biasa menyanyi di alun-alun Kota Milan dan sekitarnya.

Awal mula Eki bisa mengikuti ajang All Together Now yakni saat video dirinya mengamen di alun-alun kota viral di jejaring media sosial.

“Aku sempat viral di sini, di kota Milan dan sekitarnya karena ketika aku nyanyi banyak yang stop, banyak yang nonton, terus banyak yang videokan,” tutur Eki.

Setelah video dirinya viral, tiba-tiba redaksi All Together Now Italia mengundang Eki untuk mengikuti audisi.

“Mungkin video itu masuk ke redaksi All Together Now, setelah melihat postingan tentang saya di sosial media.

Akhirnya redaksi All Together Now ini kontak aku. Padahal awalnya aku engga tahu ini acara apa, aku di sini jarang cari-cari dan nonton TV,” ujar Eki.

Eki awalnya tidak langsung setuju untuk mengikuti audisi All Together Now.

Itu dikarenakan Eki tinggal di Kota Milan, sementara audisi dilakukan di Kota Roma. Jarak antara Kota Milan dan Kota Roma setidaknya mencapai 564 km.

Dan saat itu, harga tiket kereta api sedang mahal.

Jauh di lubuk hatinya, saat itu Eki merasa cemas bila tidak lolos tahapan audisi All Together Now Italia.

“Ini kan kompetensi. Takutnya kalau engga lolos kan jadinya buang-buang uang,” tutur Eki.

Beruntung Eki memiliki mertua yang sangat baik.

Eki menceritakan, keluarga besar istrinya sangat mendukung dirinya untuk mengikuti audisi All Together Now.

Alhasil ia mendapatkan kesempatan untuk mengikuti audisi All Together Now di Kota Roma.

Eki pertama kali mengikuti audisi pada tanggal 6 Agustus 2020. Saat tiba di lokasi audisi, Eki dikagetkan dengan jumlah kontestan yang begitu banyak.

“Aku gelombang terakhir di audisi saat itu. Ternyata mereka sudah audisi dari bulan Juni, Juli, Agustus.

Total mereka buka audisi itu tiga bulan. Dan aku peserta ke 3000-an,” kenang Eki.

Cetak Sejarah Baru di All Together Now

Pada tahapan audisi pertama, Eki menjadi salah satu dari 4.000 orang yang dinyatakan lolos seleksi.

Kemudian Eki kembali lolos audisi tahap kedua dan melanjutkan ke babak 100 besar.

Kemudian Eki lolos lagi ke babak 30 besar. Saat sisa 30 peserta itu Eki harus mengikuti karantina di lokasi audisi selama tiga hari.

Hingga akhirnya Eki berhasil lolos ke babak show, di mana kontestan hanya tersisa 12 orang.

“Tapi dari 30 besar itu akomodasi sudah ditanggung.

Dari hotel, tiket kereta, segala macam sudah ditanggung. Dari situ baru ke babak show di top 12 ini,” tutur Eki.

Saat di babak show itu, Eki mulai menyanyikan lagu-lagu berbahasa Italia.

Bagi Eki menyanyikan lagu Italia masih terasa sangat sulit dikarenakan kemampuannya berbahasa Italia belum terlalu baik.

Redaksi All Together Now kala itu meminta Eki menyanyikan lagu Tappeto Di Fragole.

Karena persoalan bahasa, Eki mengaku harus bekerja ekstra keras untuk bisa membawakan lagu tersebut dengan sempurna.

“Itu tiga malam aku tidak tidur, menghafalkan lagu itu. Aku di kamar hotel setiap hari. Terus aku juga minta bantuan istri, untuk bantu koreksi pronouncing kalimatnya,” tutur Eki.

“Lalu di sana ada guru vokalnya juga sangat membantu sampai akhirnya aku bisa menyanyikan lagu itu dengan sempurna,” sambung dia.

Usaha besar Eki membawakan lagu Tappeto Di Fragole berbuah manis.

Pertama kali dalam sejarah, 100 juri All Together Now memberikan standing applaus pada seorang kontestan.

“Puas sekali. Saya merasakan benar-benar terimakasih sekali sama Tuhan. Tuhan, Oh my God, you gave me this. Perasaan aku senang banget, bangga banget, hampir mau pingsan sebenarnya,” kenang Eki.

Selain itu, Eki juga mendapatkan kesempatan untuk berduet dengan salah satu musisi legendaris Italia, Rita Pavone.

Menurut Eki, penampilannya bersama Rita Pavone sangat ciamik. Para penonton terus bersorak dan memberikan pujian kepadanya.

“Rasanya sangat bahagia, puas sepuasnya, akhirnya aku bisa melewati momen itu dengan baik. Kita tidak melakukan kesalahan, benar-benar beliau (Rita Pavone) pun sangat hebat,” ujar Eki.

Repro : tribunnews,com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*